
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Patronix, ekstrakurikuler Paskibra SMAN 9 Tambun Selatan. Pada ajang Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Rajapati 2 yang diselenggarakan pada 14 Februari 2026, Patronix berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan puluhan tim dari berbagai sekolah di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Berkat kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah, Patronix sukses membawa pulang gelar Juara Umum sekaligus mengharumkan nama SMAN 9 Tambun Selatan.
Di lingkungan SMAN 9 Tambun Selatan, Patronix juga dikenal dengan nama kebanggaannya, yaitu "PATRIOT PHOENIX 09". Nama tersebut bukan sekadar identitas, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus menjunjung tinggi kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab dalam setiap latihan maupun perlombaan. Keberhasilan di LKBB Rajapati 2 menjadi bukti bahwa proses latihan yang dijalani selama berbulan-bulan mampu membuahkan hasil yang membanggakan. Seluruh anggota saling mendukung dan bekerja sama agar dapat memberikan penampilan terbaik saat perlombaan berlangsung.
Muhammad Rezan Diwa Abdulah, yang akrab disapa Rezan, selaku Ketua Ekstrakurikuler Paskibra SMAN 9 Tambun Selatan, mengungkapkan bahwa rasa percaya diri tim muncul dari usaha yang telah mereka lakukan selama masa persiapan. Menurut Rezan, latihan yang dijalani dengan sungguh-sungguh, disertai doa dan keyakinan, membuat seluruh anggota optimis mampu bersaing dengan tim-tim terbaik lainnya. Ia juga menjelaskan bahwa dalam membimbing anggota, dirinya selalu menanamkan sikap disiplin dan ketegasan. Namun, ketegasan tersebut tetap dilakukan dengan cara yang baik tanpa disertai kekerasan ataupun perlakuan yang berlebihan, sehingga suasana latihan tetap nyaman dan saling menghargai.

Hasil dari kerja keras tersebut pun terbayarkan dengan sederet prestasi yang berhasil diraih. Alvino Rakha Rizqullah, salah satu anggota Patronix, menyampaikan bahwa pada LKBB Rajapati 2 timnya berhasil membawa pulang Juara Umum, Juara Utama 2, PBB Terbaik 1, Variasi dan Formasi Terbaik 2, Danton Terbaik 2, serta Make Up Terbaik 2 Tingkat Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Menurut Alvino, pencapaian tersebut menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi seluruh anggota. Selain menjadi gelar juara umum pertama yang kembali diraih setelah tiga tahun, kemenangan ini juga menjadi perlombaan terakhir bagi Angkatan 7, sehingga memberikan kesan yang tidak akan mudah dilupakan.
Di sisi lain, perjuangan menuju kemenangan juga diwarnai berbagai tantangan. Novya Dwi Suryo, yang akrab disapa Noya dan menjabat sebagai Wakil Ketua Patronix, menjelaskan bahwa tantangan terbesar selama persiapan adalah membagi waktu antara kegiatan sekolah, aktivitas di luar sekolah, dan latihan yang berlangsung selama berbulan-bulan. Meski harus menghadapi jadwal yang padat dan latihan yang cukup menguras tenaga, seluruh anggota tetap berkomitmen menjalani setiap proses dengan penuh semangat demi memberikan hasil terbaik bagi tim. Jika diberikan kesempatan untuk kembali mengikuti perlombaan, Noya berharap dapat meningkatkan prestasinya menjadi Juara Danton 1 sekaligus membawa pasukannya meraih Juara Utama 1.
Prestasi yang diraih Patronix dalam LKBB Rajapati2 membuktikan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan latihan yang konsisten, kerja sama yang baik, kedisiplinan, serta tekad yang kuat untuk terus berkembang. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari lahirnya prestasi-prestasi yang lebih besar di masa mendatang. Teruslah menjaga semangat, kekompakan, dan kerja keras, karena tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Semoga Patronix dapat terus mengharumkan nama SMAN 9 Tambun Selatan dan menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berprestasi. (SP)


